Melawan misinformasi COVID-19 bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa
“Misinformasi bisa terasa seperti masalah yang mustahil diatasi, seolah hanya raksasa teknologi dan platform media sosial yang bisa menyelesaikannya. Padahal, kita semua bisa mengambil langkah untuk membantu menghentikan penyebarannya. Tindakan ini akan berdampak langsung pada komunitas, teman, dan keluarga kita.” – Jen Thomas, Creative Producer, Verified.

Misinformasi, yaitu penyebaran informasi keliru yang tidak disengaja, membuat orang lebih sulit menemukan informasi akurat secara online. Misinformasi juga bisa memicu rasa takut, panik, dan kebencian, sehingga situasi yang sudah sulit menjadi makin berat. Pandemi COVID-19 memicu “infodemi (terbuka di tab baru)”, yaitu lonjakan misinformasi yang luar biasa dan membuat upaya kesehatan masyarakat jadi lebih sulit.
Pada 2020, kami meluncurkan Verified bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa. Inisiatif ini bertujuan menyaring kebisingan informasi agar informasi akurat berbasis fakta tentang COVID-19 bisa menjangkau orang lebih awal dan berulang kali.
Misinformasi menimbulkan kebingungan dan mempercepat penyebaran virus. Karena itu, kami membuat konten untuk meningkatkan kecakapan digital dan membantu orang mengenali misinformasi sebelum membagikannya. Kampanye awal kami membahas cara virus menyebar dan langkah yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya, seperti menjaga jarak dan memakai masker. Saat vaksin mulai tersedia, kami membuat penjelasan sederhana untuk menjawab beberapa kekhawatiran utama audiens, termasuk cara kerja vaksin, alasan kita tahu vaksin efektif, dan pentingnya vaksinasi.
Pada tahun pertamanya, Verified menjangkau lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia dengan lebih dari 5000 konten dalam 60 bahasa, untuk membantu membatasi penyebaran dan dampak buruk COVID-19. Inisiatif ini menjadi contoh bagaimana PBB dan mitra kami di seluruh dunia bisa merespons tantangan global baru dengan cepat dan efektif.



Untuk melawan misinformasi yang beredar tentang isu yang kamu ikuti:
- Bergerak lebih awal untuk membentuk narasi dan menghentikan misinformasi sebelum menyebar luas.
- Tingkatkan kecakapan digital orang-orang di audiensmu yang paling rentan terhadap misinformasi.
- Sasar misinformasi di platform tempat penyebarannya, lalu penuhi platform tersebut dengan informasi yang baik.
Kalau kamu ingin tahu lebih banyak, baca wawasan kami tentang cara melawan misinformasi langsung di tempat penyebarannya: bergerak lebih awal dan berulang kali.